01 April 2011

Salah sangka.

Kamu merenggut dalam tanyamu.
Aku selalu tak tahu harus berkata apalagi
kuutarakan semua,
sedetail dan selengkap yang kupikir ingin kau tahu,
namun justru karena itu, kamu merasa ganjil.

"Bukan, bukan, kamu salah sangka"
tapi kamu tetap merasa ganjil.

Waktunya saja yang tak tepat,
perhatian jadi terasa tak biasa.
barangkali kamu berpikir dia penyebab.
Tapi kamu salah sangka.

Penghalang kita hanya waktu dan keraguanku,
kesibukan kamu. kesibukanku.
keegoisan kita.

seringkali jadi kupertanyakan dimana cinta yang tulus,
seiring kurasakan sebuah bukti ketidakpedulian.

Sejujurnya aku hanya butuh kamu,
temani malam-malamku dalam cinta yang tulus.
bukan hanya sekedar formalitas. 



2 comments:

emovalent said...

hmm dua kalimat terakhir...mengena sekali :)

Angel said...

:) thx Val.. hehhe..